Kemenag Sulsel Siap Sukseskan dan Gaungkan Hening Cipta Indonesia dan Doa Bersama Akhir Pekan ini

Kemenag Sulsel Siap Sukseskan dan Gaungkan Hening Cipta Indonesia dan Doa Bersama Akhir Pekan ini
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Makassar, MarhamahNews – Setelah sukses membawa Hastag #PrayFromHome (PFH) dan #DoaDariRumah menjadi salah satu trending topik di media sosial hingga bertengger di 10 besar dalam dua hari terakhir. Ikhtiar yang sama juga diinisiasi masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran bersama agar tetap di rumah dan terus melangitkan harapan sebagai ikhtiar batin, agar pandemi ini segera berakhir.

Mari, kembali bersama-sama menebar semangat, saling mengingatkan untuk tetap berada di rumah. Selain bekerja dari rumah, kita berdoa juga dari rumah. Kampanye ini akan terus kita galakkan untuk membangun kesadaran kolektif untuk keselamatan masyarakat dan Bangsa.

“Mari satukan energi kita, untuk mengetuk pintu langit, sebagai ikhtiar bathin menghadapi pandemi covid 19,” cuit Gus Menag dalam Video Pendek di akun Tweeternya hari ini.

Ketua Umum Gerakan Pemuda Anshor itu mengatakan bahwa tak ada yang mustahil dalam kehidupan ini jika kita melakukannya dengan keyakinan dan dilandasi iman yang kuat kepada Tuhan.
“Tidak ada yang mustahil dari sekecil apapun Ikhtiar dhohir yang kita lakukan, jika dilandasi doa dan iman kepada Sang Pencipta,” tulis Menag

Tagar #DoaDariRumah yang membanjiri media sosial setelah diluncurkan pukul 10.00 WIB Kamis, (08/07) itu, langsung mendapat respons positif masyarakat dengan menempati Trending Topik di Twitter.

Sebelumnya, Gus Yaqut mengajak seluruh umat beragama di Indonesia untuk menggemakan #PrayFromHome #DoaDariRumah di momen Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
“Saya mengajak seluruh umat beragama di Indonesia untuk gemakan #PrayFromHome di momen PPKM darurat hingga menjadi sebuah gerakan do’a dari rumah untuk “mengetuk pintu langit” sebagai ikhtir bathin untuk lepas dari pandemi,” tulis Yaqut Cholil Qoumas

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel H. Khaeroni mengatakan, Sejak dikeluarkannya Surat Edaran (SE) Menag RI Nomor 15, 16 dan 17, tahun 2021, Kemenag Sulsel beserta seluruh jajarannya telah melakukan langkah langkah kongkrit dalam mensosialisasikan serta membreakdown Surat Edaran tersebut ke semua stakeholder dan masyarakat melalui jajaran Kemenag Sulsel, dan hal ini kan terus dilakukan sampai situasi kembali membaik dan terbitnya edaran baru.

Kakanwil juga sudah mempersiapkan instruksi terkait WFH dan PFH, bukan saja di bulan Juli 2021 (PPKM) ,akan tetapi berisi instruksi dan Himbauan agar seluruh masyarakat Sulsel bisa melaksanakan Doa Bersama serempak tiap hari perjam 10 pagi.
“Saya Minta Kakankemenag Kab/Kota bisa segera melakukan sinergi, Koordinasi dan komunikasi agar pelaksanaan Hening Cipta Indonesia dan Doa Bersama tanggal 10 dan 11 Juli 2021 serempak secara nasional bisa dilaksanakan bersama di seluruh wilayah Sulsel” Ungkap Kakanwil Kemenag Sulsel saat Zoom Meeting dengan Seluruh Kakankemenag Kab./Kota dan Pelaksana Kehumasan Kemenag Se Sulsel yang diikuti langsung Staf Khusus Menteri Agama RI H. M. Nuruzzaman.

Staf Khusus Menag RI H. M. Nuruzzaman menerangkan bahwa Kegiatan BerDoa Bersama ini adalah Ikhtiar bathin terakhir yang bisa kita lakukan setelah ikhtiar dzohir yang tak putus putusnya dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi Pandemi Covid-19 yang melanda bangsa kita 2 tahun terakhir, Ucapnya.

Agenda Doa Bersama ini akan didahului dengan Hening Cipta Indonesia secara Nasional pada hari Sabtu Tanggal 10 Juli 2021 Pukul 10 Pagi WIB, berarti kalau di Sulsel nanti pada Pukul 11.00 Wita , dan diharapkan di momentum itu semua aktifitas selama 60 detik (1 Menit) bisa dihentikan sementara, dan kegiatan ini akan melibatkan seluruh stakeholder terkait, seperti Pemerintah Propinsi dan daerah, TNI Polri, Ormas dan sebagainya,

Keesokan harinya, Acara Doa Bersama Secara Nasional akan dilaksanakan pada tanggal 11 Juli 2021, waktunya akan ditentukan kemudian, karena rencananya akan dihadiri dan diikuti langsung oleh Presiden, Wapres dan seluruh Kementerian/ Lembaga di Negara ini. Dan Doa bersama yang digelar secara Daring ini akan dilaksanakan Lintas Agama

Selain itu, Stafsus Menag juga mengharapkan jajaran Kemenag Sulsel agar Membuat seruan atau Testimoni berupa video pendek yang berisi doa dan harapan para tokoh masyarakat dan tokoh Lintas agama di semua wilayah Sulsel serta menghimbau Umatnya agar bisa ikut serta dalam pelaksanaan Hening Cipta Indonesia dan Doa Bersama tersebut, Tambahnya lagi.

Nuruzzaman juga Minta kepada seluruh aparatur Kemenag agar menPosting Seruan dan ajakan #PrayFromHome #DoaDariRumah baik berupa Meme, Flayer, Spanduk, Baliho di Medsos nya masing masing.

Kegiatan Doa Bersama yang dihelat Daring (Virtual) ini berkonsep Pray From Home, maka konsepnya dilaksanakan dari rumah masing masing Partisipan, utamanya para Tokoh masyarakat dan Tokoh Agama ,sebab akses link zoom di kegiatan ini terbatas jumlahnya secara Nasional, tapi bagi yang sudah tidak bisa masuk di link Zoom kegiatan ini, diharapkan dan masih dimungkinkan bisa mengikuti kegiatan tersebut melalui sejumlah link siaran langsung dari medsos Kemenag RI dan juga akan ditayangkan di beberapa stasiun Televisi Nasional.

Mengakhiri Rapat Virtual Sosialisasi dan Kampanye Hening Cipta Indonesia dan Doa Bersama, Stafsus Menag menegaskan kembali ke jajaran Kemenag Sulsel agar Melaksanakan, Mensukseskan dan Mengamankan Kegiatan tersebut, Tutupnya. (wrd)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *