Kukuhkan Pengurus APRI Sulsel, Ini Pesan Kakanwil pada Penghulu

Kukuhkan Pengurus APRI Sulsel, Ini Pesan Kakanwil pada Penghulu
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Makassar, MarhamahNews – Penghulu bukan hanya ditugaskan mengurusi nikah, talak, rujuk dan cerai, tetapi diharapkan tetap melaksanakan tugas-tugas keagamaan lainnya, seperti memberikan penerangan, informasi, dan pencerahan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H Khaeroni sesaat setelah mengukuhkan Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Provinsi Sulawesi Selatan, periode 2020 sampai 2024, Kamis (10/12/ 2020) di aula 1 Kanwil Kemenag Sulsel. Jl. Nuri No 53 Makassar.

Olehnya itu menurut Khaeroni, dalam melaksanakan tugas-tugasnya Penghulu senantiasa berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sekarang ini, banyak kelompok-kelompok independen atau golongan yang seringkali abai terhadap ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Tentu ini tugas penghulu untuk memberi pencerahan”, ucap Khaeroni.

Selain itu, dirinya juga berharap agar penghulu memiliki background disiplin ilmu yang linier dengan profesinya, sehingga mereka memiliki kemampuan untuk menyampaikan pesan-pesan agama yang menyejukkan ditengah masyarakat.

“Banyak orang yang tidak pernah mengenyam pendidikan madrasah atau pesantren, belajarnya dari google atau youtube secara instan tapi sering berceramah, Ini kan berbahaya”, katanya.

Diakhir arahannya, H. Khaeroni menitip pesan kepada Ketua APRI Sulsel untuk bersinergi dengan APRI pusat dan Kanwil Kemenag Sulsel agar persoalan klasik seperti pada beberapa Kecamatan yang tidak memiliki gedung KUA bahkan tidak memiliki penghulu dapat segera teratasi.

Sementara itu, Ketua Umum DPP APRI, H. Madari dalam sambutannya berharap APRI akan menjadi rumah yang menyejukkan bagi penghulu, dan mengimbau kepada pengurus yang dikukuhkan untuk segera menyusun kode etik, memberikan advokasi atau pendampingan kepada penghulu yang tersandung masalah hukum, serta mempersiapkan diri sebagai jembatan aspirasi atau penghubung komunikasi antara penghulu dan pengambil kebijakan.

Secara khusus, H. Madami berpesan kepada Ketua DPW APRI Sulsel untuk bisa bersinergi dengan Kementrian Agama. “Jangan lupa bahwa kita adalah anak dari sebuah intansi pembina. Rumah besar kita itu adalah Kemenag. Jadi APRI sebagai organisasi internal penghulu tetap harus membangun loyalitas kepada Kemenag”, tegasnya.

Ketua Umum APRI Sulsel HM. Yusuf Hakim dalam sambutannya mengungkapkan bahwa tantangan pengurus APRI dalam membesarkan organisasi cukup besar, olehnya itu dibutuhkan kekompakan sehingga organisasi ini dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan.

“Hilangkan sekat antara penghulu biasa dengan penghulu yang mendapat tugas tambahan sebagai Kepala KUA, karena APRI inilah yang akan menjadi sarana bagi kita untuk meningkatkan soliditas, integritas dan profesionalitas yang insya Allah akan berujung pada kesejahteraan penghulu”, tandasnya.

Pengkuhan Pengurus APRI Sulsel yang diketua oleh HM.Yusuf Hakim, bersama 48 Pengurus lainnya disaksikan langsung oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Gowa, H. Abubakar Paka, yang juga menjabat sebagai Dewan Etik APRI Sulsel, Ketua Dewan Pengurus Pusat APRI, H. Madari, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan H Fathurrahman, Kabid Urais yang diwakili oleh Kasi Kepenghuluan dan Fasilitasi Bina Keluarga Sakinah, H. Andi Moh. Rezki Darma, dan para pejabat eselon IV lainnya pada bidang urais.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

One thought on “Kukuhkan Pengurus APRI Sulsel, Ini Pesan Kakanwil pada Penghulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *