Kepala Madrasah Non PNS Di Bone Mengikuti Diklat

Kepala Madrasah Non PNS Di Bone Mengikuti Diklat

Watampone, MarhamahNews – Sebanyak 40 kepala Madrasah Swasta Non PNS lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone mengikuti Pelatihan Kepala Madrasah Swasta. Kegiatan dipusatkan di Hotel Helios Jl. Langsat Watampone.

Kegiatan pelatihan ini adalah Proyek Realizing Educatio’s Promise kerjasama Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah dan Pusdiklat Tenaga Pendidikan dan Keagamaan. Sementara pelaksana pelatihan oleh Balai Diklat Kegamaan Makassar.

Pelatihan selama lima hari dibuka oleh Kepala Balai Diklat Kegamaan Makassar Juhra, S.Sos., M.AP didampingi Kakan Kemenag Bone, Dr. H. Wahyuddin Hakim, M.Hum,. Kepala Seksi Diklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Balai Diklat Agamaan Makassar Andi Isra Rani, S.Si., S.Pd., MT dan Kepala Seksi Penmad Kemenag Bone Drs. H. Kasmaruddin, M.Pd, Jumat (27/11/2020).

Selaku Ketua Panitia, Andi Isra dalam laporannya bahwa tujuan pelatihan adalah untuk meningkatkan intelektual dan skil para kepala madrasah swasta non pns. Peserta wajib tatap muka selama 50 jam pelajaran selama lima hari.

Kakan Kemenag Bone H. Wahyuddin mengawali sambutannya dengan mengajak para peserta untuk bersyukur. Ia juga haturkan ucapan terima kasih kepada pihak balai yang senantiasa selalu memprioritaskan Bone untuk mendapatkan pelatihan.

Ia juga berharap 40 kepala madrasah yang mengikuti pelatihan ini serius mengikuti Diklat.

“Lima hari merupakan waktu yang signifikan untuk memperoleh ilmu apalagi 50 jam pelajaran. Saya harap peserta betul-betul serius mengikuti diklat”, harapnya.

Sementara, Kepala Balai Diklat Juhra, menerangkan bahwa pelatihan diikuti 40 kepala madrasah swasta sesuai dengan PP Nomor 11 Tahun 2017.

“Bapak ibu sebagai kepala madrasah swasta non pns berhak mendapatkan diklat sesuai dengan PP Nomor 11 Tahun 2017”, jelasnya.

Lanjutnya, “melalui kesempatan yang diberikan, kepala madrasah diharapkan dapat mengikuti dengan baik dan mampu mengimplementasikan ditempat tugas dan sesama kepala madrasah”, harap Juhra.

Pelatihan diresmikan ditandai dengan menyematan tanda peserta secara simbolis perwakilan peserta perempuan dan laki-laki. Penyamatan dilakukan oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan Makassar dan Kakan Kemenag Bone.

Dilaporkan: Ahdi Hidayat
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *