Walau Sederhana, Perayaan Maulid Kemenag Bone Tetap Semarak

Walau Sederhana, Perayaan Maulid Kemenag Bone Tetap Semarak
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Watampone, MarhamahNews – Memasuki bulan Robi’ul Awwal, umat muslim di berbagai belahan dunia telah memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tak terkecuali Aparat Sipil Negera di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone, menyelenggarakan kegiatan hari besar Islam ini dalam rangka peringatan Maulid Nabi SWA 1442 Hijriyah walau di masa pandemi Covid-19, Selasa (3/11/2020) siang.

Perayaan maulid kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hanya dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Bone dan panitia melakukan pembatasan undangan dan tidak lupa menjaga jarak guna menerapkan aturan protokol kesehatan covid-19.

“Kita melaksanakan secara sederhana di Aula karena covid. Tidak seperti tahun lalu yang dilaksanakan di halaman kantor. Undanganpun hanya kepala KUA dan Satker”, ungkap Kepala Kantor Kemenag Bone Dr. H. Wahyuddin Hakim, M.Hum dalam sambutannya.

Sementara tujuan dalam perayaan maulid kata H. Wahyuddin tiada lain “untuk mengharapkan syafaat dari Rasulullah Muhammad SAW dan tetap patuh dalam melaksanakan syariat-syariatnya”, jelasnya.

Kegiatan maulid yang dilaksanakan oleh Kantor Kemenag Bone mengangkat teman “Kita Tingkatkan Iman dan Taqwa untuk Membentuk Pribadi Berakhlakul Karimah”.

Berdasarkan dalam pantauan di tempat kegiatan, acara diawali dengan pembacaan al-Kitab Barasanji dan pembacaan ayat suci al-Qur’an. Selain itu, jejeran bakul atau male yang menjadi tradisi suku Bugis Bone dalam perayaan maulid telah menghiasi panggung.

Rangkaian acara ini juga diisi siraman rohani ceramah tauziah oleh ustadz Dr. H. Lukman Arake, Lc., MA. Pada kesempatan itu, ia menyapa para jamaah maulid sebagai calon penghuni syurga.

“Kenapa saya katakan sebagai calon-calon penghuni syurgah karena orang yang bermaulid adalah orang cinta kepada Nabi. Begitupun tempat ini sebagai tempat bermunajab Kepada Allah”, ujarnya dalam pembukaan tauziahnya.

Terkait dengan perayaan maulid di bulan Robi’ul Awwal, Lukman Arake dalam tauziahnya mengangkat peristiwa di Arab Saudi tentang kabar akan adanya kelahiran nabi terakhir dan muliah yaitu Nabi Muhammad SAW. Peristiwa kelahiran Nabi diceritakannya dan apa-apa yang menjadi kemuliaan dan teladan bagi umatnya.

Dilaporkan : Ahdi Hidayat
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *