Penguatan Manasik Haji di Lutim, Kakanwil Harap Rekrutmen Calon Petugas Tidak Utamakan Pengalaman

Penguatan Manasik Haji di Lutim, Kakanwil Harap Rekrutmen Calon Petugas Tidak Utamakan Pengalaman
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Lutim, MarhamahNews – Kedepan calon petugas haji diutamakan yang belum pernah menjadi petugas, hal ini sampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H Khaeroni saat membuka kegiatan Penguatan Manasik Haji Sepanjang Tahun, Senin (26/10/202) di Aula Kantor Kemenag Luwu Timur.

Menurut Kakanwil, bagi yang sudah pernah menjadi petugas haji, apalagi yang sudah berulang kali, kiranya dapat memberi kesempatan kepada yang lainnya.

“Bila rekrutmen calon petugas diutamakan yang sudah berpengalaman, maka yang menjadi pertanyaan, yang lainnya kapan mendapat kesempatan menjadi petugas” ungkapnya.

Ia juga memberi apresiasi kepada Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah atas pelaksanaan kegiatan penguatan layanan Manasik Haji Sepanjang Tahun.

Kepada calon jamaah haji, Khaeroni berpesan agar tetap mempermantap manasiknya, agar nanti dalam melaksanakan ibadah haji sesuai dengan syarat dan rukunnya, sehingga semuanya memperoleh haji Mabrur.

Pembukaan Penguatan Manasik di hadiri puluhan calon jamaah haji, dan calon petugas haji. Hadir pula Pjs. Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas, Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah H. Kaswad Sartono, dan sejumlah pejabat eselon IVĀ  Kanwil Kemenag Sulsel dan Kemenag kabupaten Luwu Timur.

Pada kesempatan itu juga dilakukan Penandatanganan dan penyerahan surat keterangan hibah tanah seluas 1500 Meter persegi dari Muh. Cakir sebagai Kepala desa puncak indah (pihak pertama) ke H Nur Halik Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur (pihak kedua).

Hibah tanah rencananya akan dibangun Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Luwu Timur.

Setelah acara penguatan manasik selesai, kakanwil kemudian meresmikan penggunaan taman manasik haji, yang yang lokasinya masih berada di dalam kompleks kantor kemenag, dengan ditandai dengan pengguntingan pita.

Sehari sebelumnya, acara penguatan manasik juga telah dilakukan di kota Palopo dan Luwu Utara.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *