Kakan Kemenag Bone Ingatkan, Tugas Utama Penghulu adalah Melayani Masyarakat

Kakan Kemenag Bone Ingatkan, Tugas Utama Penghulu adalah Melayani Masyarakat
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Watampone, MarhamahNews – Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone selenggarakan kegiatan Rekonsiliasi dan Evaluasi KUA Kecamatan Tahun Anggaran 2020, Rabu (14/10/2020) di Aula Kantor Kemenag Bone.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Bone Dr. H. Wahyuddin Hakim, M.Hum didampingi Kepala Subbagian TU Kemenag Bone H. Ahmad Yani, S.Ag., M.Ag serta Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Bone Taufiq Raden, S.Ag., M.Sos.I dan dihadiri oleh para Penghulu dengan tugas tambahan sebagai Kepala KUA Kecamatan se Kabupaten Bone.

Kepala Kantor Kemenag Bone mengawali sambutannya dengan mengangkat topik terkait wabah penyakit Pandemi Covid-19 yang hingga kini masih menyelimuti kehidupan manusia dimuka bumi. Virus ini tidak hanya mengintai jiwa namu mengubah perilaku manusia yang tidak biasa.

“Karena covid, kita hidup dengan suasana pembiasaan baru dan akan terbawa menjadi budaya dan tradisi. Jaga jarak, tidak salaman dan harus kenakan masker”, ujar H. Wahyuddin. Ia berharap agar ASN dijajarannya tetap menjaga kesehatan.

Berkaitan dengan evaluasi KUA, Kakan Kemenag Bone ingatkan tugas pokok sebagai penghulu. Menurutnya melayani masyarakat merupakan tugas utama. Disamping melayani masyarakat, penghulu juga harus menyelesaikan tugas lain yang berkaitan sebagai ASN. Misalkan penyelesaian laporan BOP dan realisasinya.

Hal tersebut penting karena penghulu dengan tugas tambahan sebagai Kepala KUA Kecamatan harus taat aturan. Namun Kakan Kemenag Bone yakin jika kepala KUA Kecamatan yang ada dijajarannya taat aturan.

“Bahwa penghulu ini adalah pegawai negeri yang taat pada aturan ASN”, ujarnya.

Selanjutnya kegiatan rekon dan evaluasi dilanjutkan oleh Kasi Bimas Islam Taufiq Raden. Pada kesempata itu, ia menjelaskan edaran Kakanwil Kemenag Sulsel terkait KMA Nomor 648 Tahun 2020. Dalam KMA tersebut merupakan regulasi Pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional Penyuluh Agama Islam melalui Inpassing.

Begitupun KMA Nomor 649 Tahun 2020 tentang pedoman pengangkatan PNS dalam jabatan fungsional Penghulu melalui Inpassing. Peserta rapat terlihat semakin antusias mengikuti kegiatan dengan pembahasan KMA tersebut karena akan menjadi titik terang untuk melakukan penyesuaian pangkat dan jabatan.

Diakhir kegiatan, Kasi Bimas Islam membentuk pengurus Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Bone. Berdasarkan hasil pemilihan secara voting ataupun aklamasi ini, diputuskan sebagai Ketua Apri adalah Muhammad Nur Kepala KUA Kecamatan Tonra, Sekretaris Abdurahing Riduang Penghulu KUA Kecaamatan Tanete Riattang Barat dan sebagai bendahara adalah H. A. Anwar Syamsu Kepala KUA Kecamatan Kahu.

Dilaporkan : Ahdi Hidayat
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *