Libatkan 40 Peserta, Kakan Kemenag Bone Buka Diskusi Kerukunan

Libatkan 40 Peserta, Kakan Kemenag Bone Buka Diskusi Kerukunan
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Watampone, MarhamahNews – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone Dr. H. Wahyuddin Hakim, M.Hum membuka kegiatan Diskusi Kerukunan Dan Kebangsaan, Kamis (8/10/2020) di Aula Kantor Kemenag Bone.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Bone ini diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beraga (FKUB) Kabupaten Bone dengan tagline “Meneguhkan Kerukunan dan Kebangsaan Untuk Bone Beradat, Indonesia Maju”.

Disuksi kerukanan ini diiukti 40 peserta utusan dari Pemda Bone, Korem 141 / Todopuli, Kodim 1407 / Bone, Polres Bone, Kejaksaan Bone, Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri Bone, Badan Kesbanpol Bone, Kemenag Bone, Ormas dan Pemuda, Tokoh Agama Islam, Kristen Katolik, Protestan, Budha, Pegayuban Tionghoa dan kalangan media. Walau diikuti puluhan peserta, panitia tetap mematuhi Peraturan Bupati Bone Nomor 37 Tahun 2020 tentang protokol kesehatan.

Materi yang disajikan yaitu Dimensi Penciptaan Hidup Rukun dan Bersatu Untuk Bone Beradat Indonesia Maju (bersama rakyat, TNI kuat) oleh narasumber Kasdim Kodim 1407 / Bone Mayor Inf Simon Martens. Selanjutnya, Indikator Hidup Rukun Dan Bersatu Untuk Bone Beradat Indonesia Maju oleh Kasat Intelkam Polres Bone AKP Surahman, SH.

Selanjutnya materi Perencanaan Pembangunan Bone Berbasis Kerukunan Dan Kebangsaan oleh Hj. Nurliha mewakili Kepala Kesbangpol Bone. Materi Konsep dan Perwujudan Kementerian Agama Dalam Penciptaan Kerukunan dan Kebangsaan oleh Kakan Kemenag Bone. Peran FKUB Bone Dalam Penciptaan Kerukunan dan Kebangsaan oleh Ketua FKUB Kabupaten Bone Prof. Dr. H. Syarifuddin Latif, M.HI.

Selaku Ketua FKUB H. Syarifuddin dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan disuksi dilaksanakan dimasa pandemi covid-19 atas petunjuk dari Kepala Kantor Kemenag Bone. sementara tujuan dari kegiatan adalah untuk menyatukan persepsi dalam empat pilar.

“Kita hadir disini untuk menyatukan persepsi kita dalam empat pilar kebangsaan Indonesia yang harus dipertahankan dengan sebaik-baiknya yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika”, jelas H. Syarifuddin yang juga selaku Ketua NU Kabupaten Bone.

Ia berharap agar kegiatan diskusi yang dilaksanakannya mendapatkan berkah dan menjadi penopang untuk bangsa.

Sementara Kakan Kemenag Bone dalam sambutannya mengapresiasi kepada panitia pelaksana telah menyelenggarakan diskusi kerukunan. Ia menjelaskan bahwa dimasa pandemi covid-19, anggaran FKUB tetap ada namun tidak seperti tahun sebelumnya.

“Anggaran FKUB tetap ada tapi karena pandemi, jadi anggaran terpotong secara otomatis”, jelas H. Wahyuddin. Dirinya berharap agar pemerintah daerah melalui Kesbangpol dapat memberikan dorongan dan penguatan berkaitan dengan kerukunan beragama.

Lanjutnya, ia menyebut jika kegiatan diskusi yang dihadiri dari berbagai agama sebagai upaya salin menghargai dan mencitai diantara sesama. Pasalnya, negara ini bukan negara sekuler yang memisahkan negara dan agama.

“Maka melalui diskusi ini dalam rangka merawat keragaman dengan saling menghargai perbedaan suku, agama, ras dan golongan”, ujarnya.

Selanjutnya Kakan Kemenag Bone didampingi Mayor Inf Simon Martens dan AKP Surahman, SH membuka acara secara resmi. Acara dibuka ditandai dengan pengalungan tanda peserta sekaligus memakaikan masker kepada peserta secara simbolis.

Kegiatan diskusi berlangsung sehari dari pukul 08.30 hingga pukul 15.30. Walau berlangsung sehari, peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan utamanya pada sesi diskusi.

Dilaporkan : Ahdi Hidayat
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *