Rakor Bersama Pejabat Eselon IV, Kakanwil Kemenag Sulsel Titip 9 Pesan

Rakor Bersama Pejabat Eselon IV, Kakanwil Kemenag Sulsel Titip 9 Pesan
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Makassar, MarhamahNews – Sebanyak 32 Pejabat Eselon IV lingkup Kanwil Kemenag Sulsel mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Aula I Kanwil Jalan Nuri nomor 53 Makassar. Rabu, (30/9/2020).

Rakor yang dibuka oleh Kabag TU H.Fathurrahman ini, adalah merupakan Rakor perdana KH.Khaeroni bersama pejabat eselon IV sejak ia menahkodai Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sulawesi Selatan.

Rakor ini adalah salah satu agenda yang telah disusun oleh KH.Khaeroni, dan direncanakan akan dilaksanakan sekali dalam.3 bulan, disamping rapat pimpinan bersama Kabag dan para Kabid setiap bulan berjalan.

Rakor ini juga menjadi ajang perkenalan pejabat eselon IV dengan Kakanwil, dimana para pejabat eselon 4 yang terdiri dari 5 kepala sub bagian dan 27 kepala seksi diberi kesempatan oleh Kakanwil untuk memperkenalkan diri satu persatu sambil berdiri.

Kakanwil mengungkapkan bahwa ia merasa bangga menjadi bagian dari keluarga besar Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sulawesi Selatan.

KH.Khaeroni yang hari ini genap 15 hari memimpin Kanwil Kemenag Sulsel kemudian menyampaikan 9 pesan kepada seluruh ASN Kemenag dibawah jajarannya. Pesan ini ditekankan oleh Kakanwil untuk dipedomani dalam menjalankan tupoksi masing-masing.

  1. Adapun kesembilan pesan yang disampaikan Kakanwil sebagai penutup Rakor ini adalah :
    Bekerja penuh kegembiraan, ketenangan dan ketentraman.
  2. Tiga pro, yakni bekerja secara profesional, prosedural, dan proporsional.
  3. Berilah informasi kepada masyarakat luas menyangkut pesan-pesan anti korupsi, gratifikasi, pungli, dan kolusi.
  4. Mengembangkan dan memperluas berkomunikasi dengan seluruh stakeholder.
  5. Prioritaskan program yang manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat secara dengan menggali semua potensi sumberdaya yang ada.
  6. Bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan, agama, adat istiadat (kearifan lokal) dan dapat diterima logika umum.
  7. Bekerja dengan mengembangkan kompetisi secara berjenjang. Apresiasi dan reward kepada yang terbaik perlu diberikan untuk memacu prestasi tersebut.
  8. Tingkatkan kompetensi ASN di setiap satuan kerja
  9. Perbanyak silaturrahim dengan semua komponen pejabat (termasuk pejabat pemerintah daerah) dan msyarakat.
Laporan : Rizkayadi
Editor  : Andi Baly
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *