Rakor Bidang PAIS, Kakanwil Kemenag Sulsel Titip Pesan Khusus Bagi Guru PAI Sulsel

Rakor Bidang PAIS, Kakanwil Kemenag Sulsel Titip Pesan Khusus Bagi Guru PAI Sulsel
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Makassar, MarhamahNews – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Khaeroni, menitip pesan bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sulawesi Selatan agar mampu menghadirkan literasi-literasi kepada siswa, sehingga mereka mampu mengaplikasikannya di kehidupan sehari-hari, dan mereka mampu menghargai dan melek arti sebuah perbedaan.

Pesan ini dititipkan H. Khaeroni, selasa (29/9/2020), saat memberikan pengarahan dihadapan para kepala seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kemenag Kabupaten / Kota se Sulawesi Selatan, pada Rapat Koordinasi dan Silaturrahmi Bidang PAIS dengan Kakanwil Kemenag Provinsi Sulsel yang digelar di Aula lantai 2 Kanwil.

“Jangan sampai ada siswa yang membenci sesamanya hanya karena beda agama, beda faham atau beda organisasi”, pesan Khaeroni.

Lebih lanjut, menurut Kakanwil yang belum lama ini dilantik, saat ini, masyarakat kita disuguhkan berbagai peristiwa yang sering bikin heboh, misalnya Terjadinya mal praktek penyiaran keagamaan yang dibawakan oleh oknum yang pemahaman keagamannya masih kurang, sehingga kadang menimbulkan kesalahan yang fatal, dan lucunya justru yang seperti ini banyak pengikutnya.

Belum lagi isi ceramahnya yang justru memicu sikap eksklusifitas dalam beragama, yang kemudian melahirkan sikap selalu menyalahkan orang atau golongan yang tidak sealiran dengan dirinya dan kelompoknya, bahkan yang terakhir dimana simbol-simbol keagamaan kadang dijadikan komuditas politik, sehingga rentan menimbulkan gesekan dan disintegrasi antar sesama umat seagama, umat beragama dan antar anak bangsa, disinilah peran Guru PAI sebagai sosok yang membentuk dan mewarnai karakter dan wawasan anak didik kita sejak dini, Jelasnya.

Guru guru Agama harus mengajarkan dan menanamkan pada anak didiknya tentang moderasi beragama. Agar generasi kita ke depan bisa menjadi pelopor ummatan washatan yang bukan saja cinta pada Agamanya tapi juga pada Tanah Airnya, Tutup Kakanwil.

Sementara itu Kepala Bidang PAIS Kanwil Kemenag Sulsel, H. Muhammad Rasbi melaporkan bahwa, kegiatan Rakor ini merupakan Pertemuan Rutin Bulanan di Bidang PAIS, yang digelar hari ini dengan tatap muka yang sesuai protokol Kesehatan, sekaligus menjawab keinginan para Kasi PAIS Kemenag se- Sulsel untuk bersilaturrahmi langsung dengan Kakanwil yang baru.

Rakor ini juga selalu dilaksanakan meskipun dalam situasi pandemi Covid 19 kadang dilaksanakan dengan cara daring, jelas H. Muhammad Rasbi.

Selanjutnya, Kabid PAIS melaporkan bahwa untuk Provinsi Sulawesi Selatan, Data Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 10.714 orang yang terdiri dari Guru PNS 4.744 orang, Non PNS 5.970 Orang. Guru PAI PNS yang sudah sertifikasi sebanyak 3640 orang dan yang belum 1.104 orang.

Sementara Guru PAI yang non PNS tapi sudah sertifikasi sebanyak 1.108 dan yang belum sertifikasi sebanyak 4.862 orang, dan inilah yang menjadi salah satu Pekerjaan Rumah kami di Bidang PAIS untuk memperjuangkannya, lapor Rasbi.

Kegiatan Rakor ini diikuti oleh para Kasi di lingkup Bidang PAIS dan Para Kasi PAIS Kemenag se Sulsel serta Ketua organisasi profesi seperti AGPAII, MGMP dan KKM dari semua tingkatan atau jenjang pendidikan di sekolah umum.

Rasbi juga menjelaskan bahwa salah satu upaya Bidang PAIS dalam membantu menanggulangi keterbatasan anggaran untuk sertifikasi Guru PAI yang jumlahnya masih sangat besar adalah dengan Membangun komunikasi dan komitmen dengan Pemerintah Daerah setempat, dan Alhamdulillah sudah ada beberapa Pemda yang sudah menyatakan siap untuk membantu.

Laporan : Mawardy
Editor  : Arfan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *