Buka Bimtek BOP, Anwar Abubakar Harap Stakeholder Persembahkan Akuntabilitas Maksimal

Buka Bimtek BOP, Anwar Abubakar Harap Stakeholder Persembahkan Akuntabilitas Maksimal
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Makassar, MarhamahNews – Para Ustadz atau Guru disamping memiliki kemampuan dibidang ilmu keagamaan, juga diharapkan memiliki kemampuan Adminstrasi yang baik, sehingga kegiatan dapat terlaksana secara tertib, tepat sasaran, tepat guna, dan akuntabel.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Anwar Abubakar saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Pertanggungjawaban BOP Pendidikan Keagamaan Islam, Senin (7/9/2020) di Hotel Remcy Makassar.

Anwar Abubakar juga berharap, lewat Bimtek ini stakeholder Kemenag mampu mempersembahkan akuntabilitas yang maksimal, sehingga dari sisi keuangan bisa terlaporkan dengan baik.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD. Pontren) Kanwil Kemenag Sulsel, H. Mulyadi saat menyampaikan materinya mengatakan bahwa, Bantuan Operasional Pondok Pesantren (BOP) adalah upaya pemerintah memberikan perhatian terhadap pondok pesantren dalam memenuhi kebutuhan operasional dalam proses pembelajaran, yang meskipun diberikan kepada lembaga, bantuan BOP tentunya bermuara pada peningkatan mutu dan akses bagi santri.

Lebih lanjut H. Mulyadi menyampaikan bahwa Bimtek BOP ini digelar sebagai pedoman dan pengelolaan BOP, dalam rangka meningkatkan layanan kepada masyarakat guna terwujudnya pengelolaan anggaran operasional yang tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan.

“Pengelola BOP harus mampu dan paham tentang rambu-rambu LPj BOP agar terhindar dari pelanggaran hukum,” ujarnya.

Saat ini Pondok pesantren telah dapat melakukan pembelajaran tatap muka, namun dengan segala persyaratan yang begitu ketat dimasa pandemi Covid 19 diantaranya harus dengan seizin Tim gugus tugas Covid-19.

Lingkungan Pondok Pesantren aman dari Covid 19, Santri yang akan mondok serta Ustadz/Guru yang mengajar dinyatakan sehat dengan hasil Swab/Rapid tes/Surat Keterangan Kesehatan dari Rumah Sakit atau Puskesmas, menjalankan Protokol Kesehatan yang ketat, pakai masker, cuci tangan menggunakan sabun, dan jaga jarak, serta selama masa pandemi tidak diperbolehkan menerima kunjungan dari luar, Tambahnya.

Laporan : Muh. Fadli
Editor  : Arfan

 

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *