Subbag Ortala dan KUB Kemenag Sulsel Ikuti Sosialisasi SIPKA 3.0

Subbag Ortala dan KUB Kemenag Sulsel Ikuti Sosialisasi SIPKA 3.0
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Makassar, MarhamahNews – Perwujudan kewajiban pertanggungjawaban pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai sasaran dan tujuan, mendorong Kementerian Agama melakukan pengembangan aplikasi Sistem Informasi Performa Kementerian Agama (SIPKA) yang lebih efektif dan efisien menuju SIPKA 3.0, sebagaimana diamanahkan oleh Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, yang secara teknis diatur oleh Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan tata cara reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah

Hal ini diutarakan Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Kementerian Agama RI, Priyono, secara virtual dihadapan 90 an peserta Zoom Meeting yang terdiri dari unit eselon I dan II Kementerian Agama RI, Kasubag Ortala dan KUB beserta operator SIPKA Kanwil Kementerian Agama Provinsi se-Indonesia, Selasa, (21/07/2020).

Melalui SIPKA 3.0 ini, harapan besar peningkatan mutu kinerja Kementerian Agama dapat lebih efisien dan efektif berlandaskan RENSTRA 2019-2024, tambahnya.

Sebelumnya, Ahmad Gufron Kepala Bagian Evaluasi dan fasilitasi Penyelesaian Hasil Pengawasan Biro ORTALA menyampaikan pentingnya sosialisasi pembinaan penggunaan aplikasi ini, agar segala pemanfaatan aplikasi terkait performa yang dihasilkan dapat linier antara pusat dan daerah.

Selanjutnya pada sesi dialog mengemuka pandangan pengembangan aplikasi ini dapat sampai pada tingkat satuan kerja Kementerian Agama Kab/Kota serta memungkinkan adanya integrasi system yang sudah menjadi kewajiban dari setiap aplikasi yang ada di Kementerian Agama.

Ambil bagian dalam sesi dialog Kepala Subag Ortala dan KUB Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel, H. Hasbullah berharap pelaksanaan aplikasi ini dapat segera dituangkan dalam bentuk Keputusan Menteri atau Instruksi resmi lainnya beserta reward dan punishment, sehingga dapat memudahkan sosialisasi ke satuan kerja dibawahnya.

Laporan : Muh. Fadli
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *