Yusuf Hakim Terpilih Sebagai Ketua APRI Sulsel

Yusuf Hakim Terpilih Sebagai Ketua APRI Sulsel
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Makassar, MarhamahNews – Penghulu di Provinsi Sulawesi Selatan yang tergabung dalam Assosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI), Senin (13/7/2020) memilih Ketua Umum melalui Virtual Via Zoom Meeting.

Dari hasil pemilihan, M. Yusuf Hakim penghulu yang juga diberi tugas tambahan sebagai kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Parangloe,  Kabupaten Gowa, berhasil mengungguli dua kandidat lainnya. Dari 24 hak suara, Yusuf Hakim memperoleh 12 suara, dan rivalnya masing-masing 9 dan 3 suara.

Pemilihan ketua APRI Sulsel yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Kepenghuluan, diikuti oleh masing-masing 1 orang perwakilan penghulu dari kabupaten/kota se-sulsel.

Kegiatan rapat koordinasi Kepenghuluan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan,  H. Anwar Abubakar, Via Virtual dari Ruang Kerjanya di Jalan Nuri Nomor 53 Makassar.

Dalam Sambutannya sesaat sebelum pemilihan, Kakanwil Kemenag Sulsel menyampaikan bahwa situasi pandemic yang menimpa bangsa kita saat ini, menuntut sebuah skema dalam pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi khususnya kepenghuluan, artinya Penghulu tetap harus berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, begitupun Pokjaluh dan APRI Sulsel.

Karenanya, Siapapun yang terpilih nantinya sebagai Ketua APRI, saya rekomendasikan untuk segera membuat skema pelaksanaan kegiatan kepenghuluan khususnya di Masa Pandemi Covid-19, Wadah APRI ini diharapkan mampu mengakomodir segala sesuatunya terkait masalah kepenghuluan, dari berbagai sisi, APRI juga saya harapkan bisa berjalan secara dinamis sebagai salah satu organisasi pendukung dalam kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi di Kementerian Agama.

APRI juga diminta tetap bersinergi dan tetap berkoordinasi dengan Struktur Organisasi serta merujuk pada aturan di Kemenag, dan yang paling penting adalah APRI Ikut berpartisipasi aktif dalam memberikan edukasi ke masyarakat untuk ikut dalam melaksanakan protokol kesehatan terkait Covid 19.

“Menurut Data, saat ini Jumlah Penghulu Fungsional di Sulsel sebanyak 383 Orang, dengan jumlah Lembaga KUA (yang sudah memiliki KMA) sebanyak 295 Lembaga, dan Jumlah Kantor KUA di Sulsel saat ini 285 Kantor, sementara Kebutuhan Penghulu di Sulsel minimal 590 orang, artinya kita masih membutuhkan sekitar 207 orang penghulu, hal ini nantinya harus menjadi salah satu perhatian APRI”, Ungkap Kakanwil.

Sementara itu,  Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kanwil Kemenag Sulsel, H. Muhammad Nasir, melaporkan bahwa Kegiatan Rakor Virtual Kepenghuluan ini diikuti 30 orang Peserta yang terdiri dari Para Pejabat di Lingkup Bidang Urais Kanwil Kemenag Sulsel serta 27 orang penghulu dari 24 Kab. Kota Se Sulsel.

Kegiatan ini diselenggarakan untuk Mensinergikan program bidang Urais dan Pembinaan Syariah khususnya soal Tugas Pokok Kepenghuluan seperti Pelayanan dan Bimbingan Nikah atau Rujuk, Bimbingan Masyarakat Islam dan Pengembangan Kepenghuluan utamanya di masa pandemi Covid 19.

Yang lain adalah untuk menjalankan amanah PMA Nomor 7 Tahun 2020 Tentang Pembentukan Organisasi Profesi Jabatan Fungsional termasuk Penghulu yang tergabung dalam APRI Sulsel, jelas Nasir.

Laporan : Mawardy
Editor  : Arfan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *