Terapkan Aturan Protokol Kesehatan Dengan Baik, Kakan Kemenag Bone Apresiasi KUA Tanete Riattang

Terapkan Aturan Protokol Kesehatan Dengan Baik, Kakan Kemenag Bone Apresiasi KUA Tanete Riattang
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Watampone, MarhamahNews – Kepala Kantor Kementerian Agama (kakan kemang) Kabupaten Bone Dr. H. Wahyuddin Hakim, didampingi Plt. Kasubag TU H. Ahmad Yani, monitoring Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji siap layanan bebas covid-19, Rabu (24/6/2020).

Kakan Kemenag Bone monitoring di KUA Kecamatan Tanete Riattang yang dipimpin Abd. Wahid Arif, yang beralamatkan Kelurahan Bukuka Jl. Sungai Kapuas Watampone. Dalam kunjungannya, ia mengapresisasi kinerja dan pelayanan di KUA tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja dan pelayanan pegawai di KUA ini. Dimasa pandemi ini, aturan protap protokol covid-19 diterapkan dengan baik sehingga masyrakat tetap memperoleh pelayanan optimal,” ujar H. Wahyuddin.

Kunjungan orang nomor satu di Kemenag Bone terkait penerapan aturan protokol kesehatan covid-19 dalam melayani masyarakat khususnya layanan nikah. Ketersediaan tempat cuci tangan, alat pengukur suhu dan peringatan menggunakan masker menjadi sasaran penting dalam monitoring ini.

Berdasarkan pantauan dalam kunjungan tersebut, terlihat Kakan Kemenag Bone memeriksa tempat cucui tangan yang tersedia. Bahkan ia harus berhadapan alat termometer infrared oleh staf yang siaga dipintu masuk. Wajib cuci tangan dan kenakan masker sebelum masuk juga diperingatkan oleh pegawai yang siaga.

Baca Juga : Kemenag Bone Serahkan Bantuan Korban Banjir Bantaeng dan Jeneponto

Sementara bagian pusat layanan utama menggunakan tirai dari plastik bening dan begitupun pada layanan pencatatan buku nikah. Walau sederhana namun inovasi ini sangat berfungsi untuk menjaga penularan covid-19 ini.

Tidak ketinggalan kursi yang tersedia untuk para pemburu buku nikah yang telah diatur jarak amannya. Suatu hal yang juga menarik, ketersediaan ruang akad nikah bak singgasana pengantin.

“Mempelai yang melangsungkan akad nikah di KUA Tanete Riattang tetap memberikan kesan duduk dipelaminan. Mempelai bisa berswafoto sehingga momen nikahannya tidak hambar,” ungkap Wahid Arif.

Ia juga menjelaskan soal aturan akad nikah di KUA yang diterapkannya harus sesuai surat edaran Menteri Agama RI bahwa pelaksanaan akad nikah di KUA Kecamatan atau di rumah diikuti sebanyak-banyaknya 10 orang dan tetap memperhiatikan protokol kesehatan covid-19 jaga jarak dan kenakan masker. Aturan tersebut telah disosialisasikan Kepala KUA bersama penyuluh di masyarakat.

Laporan : Ahdi Hidayat
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *