Rapat Virtual Via Zoom Dengan Madrasah, Kepala Kantor. Utamakan Keselamatan Jiwa

Rapat Virtual Via Zoom Dengan Madrasah, Kepala Kantor. Utamakan Keselamatan Jiwa
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Takalar, MarhamahNews – Dalam rangka Rapat pembahasan Persiapan pelaksanaan new normal dan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang akan dilaksanakan secara on line, Kementerian agama Takalar melalui seksi Pendidikan Madrasah menggelar Rapat secara virtual melalui link zoom meeting, Jum,at (5/6/2020).

Rapat Virtual tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Takalar H.Junaidi Mattu bersama dengan Kepala Seksi Penmad H.Misbahuddin, para Pengawas dan para Kepala Madrasah sekabupaten Takalar.

Rapat secara virtual melalui line zoom meeting dibagi atas tiga sesi, yakni sesi pertama rapat bersama dengan para Kamad Madrasah Aliyah, sesi kedua dengan para Kamad Madrasah Tsanawiyah dan sesi ketiga rapat dengan para Kamad Madrasah Ibtidaiyah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Takalar H.Junaidi Mattu diruang kerjanya saat rapat Virtual, menghimbau kepada para Kepala Madrasah dan jajarannya di madrasah, agar dalam menghadapi masa belajar dan penerimaan siswa baru agar lebih mengutamakan keselamatan jiwa.

“Harus terus mematuhi Protokol kesehatan, seperti cuci tangan, pakai masker, jaga jarak dan hidup bersih”, ujarnya.

Sementara untuk penerimaan siswa baru sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Kepala Kantor meminta agar dibuatkan jadwal piket di madrasah.

Guru juga diminta untuk membenahi madrasah, baik dari kebersihan,fasilitas belajar mengajar serta menyiapkan protokol kesehatan bagi siswa,ini penting kata Kepala Kantor untuk keselamatan jiwa baik guru maupun siswa.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah H.Misbahuddin dalam laporannya menyampaikan berbagai kesiapan madrasah dalam menghadapi penerimaan siswa baru serta memasuki masa sekolah.

Ia menyampaikan berbagai protokol kesehatan segera akan disiapkan oleh seluruh madrasah di kabupaten Takalar.

Protokol kesehatan yang akan dipersiapkan oleh seluruh madrasah di Takalar diantaranya pengadaan mesin absensi wajah atau retina.

Menurut Kasi Penmad sidik jari yang ditinggalkan saat absensi bisa menimbulkan penyebaran virus Corona, karena kita tidak tau apakah yang menggunakan sebelumnya terkena virus atau tidak.

Mesin Absensi Wajah atau retina yang akan disiapkan madrasah lebih Efisien dan simple hanya scan wajah atau retina maka data absensi sudah tercatat di database tanpa harus menyentuh mesin absensi, terangnya.

Laporan : Syamsuddin d'tola
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *