Akhir Ramadhan, Kepala Kemenag Takalar Tuntaskan Program Berbagi

Akhir Ramadhan, Kepala Kemenag Takalar Tuntaskan Program Berbagi
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Takalar, MarhamahNews – Genap sudah sebulan lamanya program Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Takalar Berbagi. Diakhir ramadhan aksi sosial berbagi takjil dijalan poros depan kantor Kemenag Takalar, Sabtu (23/5/2020) tetap berlangsung dibawah komando Kepala Kemenag Takalar H. Junaidi Mattu.

Seperti sebelumnya, aksi ini menyasar pengguna jalan yang lewat diareal depan kantor Kemenag Takalar.

Selama sebulan penuh kegiatan berbagi yang diprakarsai DWP Kemenag Takalar selalu mendapat tempat di hati masyarakat, baik langsung menerima paket bantuan atau takjil berbuka maupun yang hanya sekedar menyaksikan aksi nyata jajaran Kemenag Takalar bersama DWP lewat media sosial.

Betapa tidak, selain aksi berbagi takjil juga dilakukan aksi berbagi paket sembako ramadhan kepada masyarakat miskin, kaum dhuafa, janda tua di sembilan kecamatan serta kepada sejumlah panti asuhan di wilayah kabupaten Takalar.

Semua jajaran di Kementerian Agama Kabupaten Takalar dari kepala dan staf kantor KUA, para penyuluh PNS dan non PNS, para Kepala Madrasah bersama jajaran guru PNS maupun non PNS, guru PAIS, jajaran Pengawas serta seluruh ASN dan staf kantor Kemenag Takalar terlibat membersamai kegiatan berbagi tersebut.

Tak ayal orang nomor dua di kabupaten Takalar H.Ahmad Daeng Se,re wakil Bupati Takalar mengapreasi kegiatan Amaliah ramadhan itu dengan turut hadir berbagi takjil pada pengguna jalan depan kantor Kemenag Takalar.

Kepala Kantor Kementerian Agama Takalar H.Junaidi Mattu, menyampaikan penghargaan dan apresiasi atas segenap partisipasi jajarannya dalam kegiatan berbagi tersebut, donasi atau sumbangan yang selama bulan Ramadhan terkumpul dan terbagi pada masyarakat semoga menjadi ladang amal untuk diakhirat nanti, ujar Junaidi Mattu dalam tulisannya melalui berbagai WA grup.

Sungguh sebuah aksi nyata berbagi berkah dalam bulan suci ramadhan ditengah merebaknya Pandemi virus covid-19, masyarakat dan kita semua berharap kegiatan Amaliah akan tetap ada dimasa mendatang meski waktu dan situasinya bukan dalam bulan suci ramadhan.

Laporan : Syamsuddin d'tola
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *