Kemenag dan XL Axiatar Luncurkan Akademi Madrasah Digital 2020

Kemenag dan XL Axiatar Luncurkan Akademi Madrasah Digital 2020
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jakarta, MarhamahNews – Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) dan XL Axiata meluncurkan program terbaru, yaitu Akademi Madrasah Digital (AMD) 2020. Melalui AMD 2020 ini para siswa Madrasah Aliyah (MA) diharapkan akan mendapatkan bantuan tentang dasar-dasar digitalisasi guna meningkatkan kapabilitas dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Program penyelenggaraan ini akan menggunakan platform digital di Laboratorium IOT (Internet of Things) X-Camp milik XL Axiata.

Direktur KSKK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Dr. H Ahmad Umar, MA. mengatakan, bersama XL Axiata kami telah meluncurkan program yang digagas untuk menumbuhkan semangat digitalisasi bagi para pelajar Madrasah Aliyah saat ini. Didahului dengan pendistribusian fasilitas internet berkecepatan tinggi ke lebih dari 800 MA sepanjang 2018-2019, kemudian dilanjutkan dengan Madrasah BootCamp, kini XL Axiata menghadirkan Akademi Madrasah Digital 2020. “Melalui program AMD 2020 ini kami dapat meningkatkan kemampuan para siswa MA akan dapat ditingkatkan, berubah Terkait dengan pemenuhan kebutuhan kompetensi yang sesuai dengan Revolusi Industri 4.0. ” diungkapkannya.

Sementara itu, Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih menyampaikan, Akademi Madrasah Digital 2020 ini dirancang khusus dengan melihat kebutuhan para pelajar Madrasah Aliyah di Indonesia. Para peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan pelatihan online melalui https://elearn.id/ dan offline yang diisi dengan materi pendukung. ” XL Axiata juga akan mendukung karyawan untuk mendukung program ini secara langsung. Kami berharap program ini dapat mendorong seluruh peserta untuk mewujudkan ide serta menuju ke suatu produk bermanfaat, meminta teknologi tinggi, dan dapat dipasarkan, ”katanya.

Program AMD 2020 ini terbuka untuk para pelajar Madrasah Aliyah Negeri atau Swasta di seluruh Indonesia yang telah duduk di kelas 11. Untuk Angkatan pertama tahun ini AMD 2020 akan menerima 100 peserta. Pendaftaran AMD 2020 telah dibuka sejak 17 April-31 Mei 2020 melalui situs web https://madrasah.kemenag.go.id/akademidigital. Selain data diri, calon peserta juga diminta untuk menjelaskan prototipe hasil karya ilmiah sendiri yang pernah dibuat serta yang masih dalam perencanaan ke dalam bentuk video / tulisan.

Proses Penilaian karya ilmiah ini akan berlangsung pada 1-6 Juni 2020. Penilaian akan dilakukan secara langsung oleh XL Axiata bersama Kemenag. Hasil seleksi akan diumumkan melalui saluran resmi XL Axiata dan Kemenag pada 7 Juni 2020. Konfirmasi peserta menerima pelatihan yang disampaikan dalam rentang 7-9 Juni 2020. Peserta berikutnya akan mulai mengikuti seluruh pelatihan online dan offline selama enam bulan. Program ini tidak memungut biaya apa pun untuk peserta.

Pelatihan online akan berlangsung pada 10 Juni-15 September 2020 kemudian dilanjutkan dengan pelatihan offline yang disetujui untuk pengembangan pemikiran wabah Covid-19 di Indonesia. Materi-materi yang akan dibahas pada program ini antara lain meliputi Pola Pikir Digital, Ekosistem Digital, Pola Pikir Desain, Pola Pikir Agile, dan Pengaturan Bisnis. Seusai pelatihan, siswa akan diarahkan untuk membuat prototipe karya digital berbasis Internet of Things (IoT) yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (rls)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *