Keutamaan Puasa dalam Islam

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

1. Puasa adalah jalan meraih takwa

Allah SWT berfirman,

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan bagi kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian agar kalian menjadi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

2. Puasa adalah penghalang dari siksa neraka

Dari Jabir bin ‘Abdillah ra; Rasulullah saw bersabda,

”Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari siksa neraka.”

HR. Ahmad, 3:396. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa hadits tersebut shahih dilihat dari banyak jalan.

3. Amalan puasa akan memberikan syafaat pada hari kiamat kelak

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr ra; Rasulullah saw bersabda,

”Puasa dan Al-Quran itu akan memberikan syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat kelak. Puasa akan berkata, ’Wahai Rabbku, aku telah menahannya dari makan dan nafsu syahwat. Karenanya, perkenankan aku untuk memberikan syafaat kepadanya.’ Al-Quran pun berkata, ’Aku telah melarangnya dari tidur pada malam hari. Karenanya, perkenankan aku untuk memberi syafaat kepadanya.’ Beliau bersabda, ’Maka syafaat keduanya diperkenankan.”

HR. Ahmad, 2:174. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Shahih At-Targhib wa At-Tarhib, no. 984.

4. Orang yang berpuasa akan mendapatkan pengampunan dosa

Dari Abu Hurairah ra; Rasulullah saw bersabda, ”Barang siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya pada masa lalu akan diampuni.”

HR. Bukhari, no. 38 dan Muslim, no. 760.

5. Puasa menjadi pengekang syahwat

Dari Ibnu Mas’ud ra; Rasulullah sa bersabda, Wahai para pemuda, barang siapa yang memiliki baa-ah
maka menikahlah, karena itu akan lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barang siapa yang belum mampu maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya.”

HR. Bukhari, no. 5065 dan Muslim, no. 1400.

6. Pintu surga Ar-Rayyan bagi orang yang berpuasa

Dari Sahl bin Sa’ad dari Nabi SAW; beliau bersabda,

“Sesungguhnya di surga ada suatu pintu yang disebut ‹Ar-Rayyan›. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya. Orang yang berpuasa akan diseru, ‘Mana orang yang berpuasa?’ Lantas mereka pun berdiri; selain mereka tidak akan memasukinya. Jika orang yang berpuasa tersebut telah memasukinya, pintu itu akan tertutup dan setelah itu tidak ada lagi yang memasukinya.”

HR. Bukhari, no. 1896 dan Muslim, no. 1152

7. Orang yang berpuasa memiliki waktu mustajab (terkabulnya doa)

Dari Abu Hurairah ra; Nabi SAW bersabda,

“Tiga orang yang doanya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi.”

HR. Ahmad, 2:305. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih dengan berbagai jalan dan penguatnya.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *