Kemenag Parepare Gelar Rapim Via Vidcon Bahas Hal Ini

Kemenag Parepare Gelar Rapim Via Vidcon Bahas Hal Ini
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Parepare, MarhamahNews – Kementerian Agama Kota Parepare kembali menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan Via Video Conference (Vidcon) menjelang masuknya bulan suci Ramadhan, Kamis siang (23/4/2020).

Rapat dipimpin oleh kepala kantor Kemenag Parepare, H. Abdul Gaffar dan diikuti oleh kepala subbagian tata usaha, para kepala seksi/penyelenggara, koordinator pengawas, para kepala KUA, kepala madrasah negeri, ketua kelompok penyuluh (pokjaluh), serta ketua Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Parepare.

Adapun agenda utama rapat yakni membahas penerapan Surat Edaran (SE) Menteri Agama No. 9 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Bagi Pegawai Kementerian Agama yang berada di wilayah dengan penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan perpanjangan masa pelaksanaan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal serta Surat Edaran (SE) Menteri Agama No. 10 Tahun 2020 Tentang Penetapan Jam Kerja Pegawai Kemenag Selama Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriah.

Selain itu rapat juga membahas tentang penetapan zakat fitrah serta berbagai kejadian-kejadian di tengah-tengah masyarakat terkait kebijakan-kebijakan pemerintah selama masa pandemi virus corona ini.

Kepala Kantor Kemenag Parepare, H. Abdul Gaffar mengatakan bahwa seluruh pegawai dalam lingkup Kemenag Parepare akan melaksanakan tugas kedinasan dengan mengacu pada surat edaran tersebut, dan disesuaikan dengan surat edaran dari pemerintah setempat yakni walikota Parepare dan Gubernur Sulawesi Selatan.

Terkait dengan penetapan dan penyaluran zakat fitrah, maka disepakati bahwa: untuk pembayaran zakat fitrah tahun 2020 M/1441 H bagi pegawai Kemenag Parepare diserahkan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag Parepare, sistem pembayaran/penyerahan zakat fitrah dilakukan secara berjenjang yaitu melalui unit kerja/seksi masing-masing dan diteruskan ke UPZ Kantor Kemenag Parepare.

Untuk mencegah penyebaran virus corona maka mekanisme pembayaran/penyerahan zakat fitrah dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan dan Surat Edaran (SE) Menteri Agama No.6 tahun 2020 tentang panduan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H, untuk menghindari terjadinya kontak fisik atau berkumpulnya orang banyak serta tatap muka secara langsung maka pembayaran/penyerahan zakat bisa melalui transfer layanan bank ke nomor rekening UPZ Depag, bukti pembayaran dikirim ke WA group Kemenag atau Penyelenggara Zakat Wakaf beserta nama-nama pemberi zakat untuk didoakan.

Pembayaran/penyerahan zakat diupayakan ditunaikan secepatnya sejak awal ramadhan dan pendistribusiannya diprioritaskan kepada keluarga kurang mampu di lingkup Kemenag Kantor Kemenag Kota Parepare dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1441 H.

Sementara pembahasan yang cukup menyita waktu dan perhatian dalam rapat adalah, terkait berbagai kejadian-kejadian atau lebih tepatnya kendala yang dihadapi oleh pihak Kemenag bersama pemerintah setempat, dalam menerapkan kebijakan-kebijakan pemerintah mengenai larangan untuk melaksanakan ibadah di masjid, baik shalat Jumat maupun shalah 5 waktu, serta kegiatan lainnya yang dapat mengumpulkan orang banyak.

Beberapa peserta rapat membeberkan pengalamannya terjun ke lokasi/masjid secara langsung untuk mensosialisasikan aturan dan kebijakan pemerintah tersebut, dan ternyata masih banyak yang tetap melaksakan shalat Jumat dan shalat 5 waktu di masjid.

Menanggapi hal tersebut, Kakan Kemenag menekankan agar pihak Kemenag Parepare tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi, dengan pendekatan persuasif terhadap masyarakat yang tentunya tidak akan mudah menghilangkan kebiasaan shalat Jumat dan tarwih di masjid selama bulan ramadhan.

Begitupun terhadap Maklumat Bersama terkait pedoman ibadah selama bulan suci ramadhan, yang telah ditandatangani oleh Kepala Kantor Kementerian Agama bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Parepare, bersama segenap ormas Islam Kota Parepare, kakan Kemenag berharap agar seluruh jajaran kementerian agama mengawal penerapannya.

Intinya seluruh peserta rapat sepakat untuk mengawal Maklumat Bersama, dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif agar tidak terjadi konflik dengan masyarakat.

Terakhir, kakan Kemenag mengingatkan agar seluruh pegawai Kemenag Parepare tetap menjaga kesehatan dan mengerjakan tugas kedinasan di rumah, serta menyampaikan laporan Work From Home (WFH) setiap hari kerja kepada pegawai yang telah ditunjuk sebagai koordinator.

Laporan : Nurwina Busrah
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *