Disaksikan Bupati, Kakan Kemenag Enrekang Serahkan Bantuan APD Kepada RSUD Massenrempulu

Disaksikan Bupati, Kakan Kemenag Enrekang Serahkan Bantuan APD Kepada RSUD Massenrempulu
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Enrekang, MarhamahNews – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Enrekang melakukan rapat koordinasi yang dilaksanakan di gedung Perpustakaan Kabupaten Enrekang, (Selasa 21/4) dalam rangka membahas surat edaran sekaitan dengan penanganan Covid-19.

Rakor ini dihadiri oleh unsur pimpinan Forkopimda, Kakan Kemenag Kab. Enrekang, utusan pengurus Majelis Ulama ndonesia (MUI) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Bupati Enrekang H.Muslimin Bando dalam arahannya menyampaikan bahwa Pemkab Kab.Enrekang tidak akan membuat aturan diatas aturan yang telah dibuat oleh pimpinan (Menpan). Untuk itu, menurutnya semua Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang Covid-19 tetap akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang tertulis dalam surat edaran.

“Bulan 4 ini bertepatan dengan bulan Ramadhan dimana biasanya kita tarawih berjamaah di masjid, namun sesuai surat edaran tarawih berjamaah ditiadakan dan dilaksanakan dirumah masing-masing bersama dengan keluarga inti”, ucap Bupati Enrekang, H. Muslimin Bando.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa dengan melihat kondisi masyarakat Enrekang yang mendirikan posko dan menjaga ketat seluruh perbatasan sebagai bentuk kewaspadaan, maka pemerintah Kab. Enrekang tidak akan melakukan pembagian zonasi, yaitu merah, kuning dan hijau.

“Menghadapi covid-19 harus betul-betul serius penanganannya karena wabah ini tidak kasat mata, saya sepakat dengan penyampaian bapak bupati bahwa Enrekang tidak akan dibagi zona. Saat ini semua perbatasan antara satu desa dengan desa yang lain dijaga oleh satgas covid dan masyarakat dengan tetap berpedoman pada SOP guna memutus mata rantai Covid-19 di Kab. Enrekang”, ucap Asman Wakil Bupati Enrekang menambahkan.

Sementata itu, Komandan Kodim1419 Enrekang Letkol Invantri Utyu Samsul Komar mengusulkan agar pengawasan di pasar-pasar tradisional penangannya harus setius, dimana orang-orang yang akan masuk ke pasar diperiksa secera ketat guna menghindari dan memotong rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Enrekang.

Kegiatan ini diakhiuri dengan penandatanganan maklumat bersama dan penyerahan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) untuk paramedis yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Massenrenmpulu oleh Kepala Kantor Kemenag Enrekang, H. Kamaruddin.

 

Dilaporkan oleh : Bob Muchlis
Editor          : A.Bali
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Andi Baly

Andi Baly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *