Kasi Bimas Islam Kemenag Enrekang Pimpin Rapat Online Selama 2 Jam Lebih, Begini Arahannya

Kasi Bimas Islam Kemenag Enrekang Pimpin Rapat Online Selama 2 Jam Lebih, Begini Arahannya
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Enrekang, MarhamahNews – Wabah Covid-19 yang saat ini melanda hampir seluruh dunia termasuk Kabupaten Enrekang tidak menjadi penghalang bagi pegawai Kemenag Enrekang untuk tetap melaksanakan tugas dan menjalin silaturrahmi.

Seperti yang dilakukan oleh Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat Islam H. Syawal Sitonda yang memanfaatkan aplikasi ZOOM Cloud Meeting untuk mengadakan rapat guna membahas berbagai hal mengenai program kerja Seksi Bimas Islam, dimana Kepala KUA, Penyuluh Agama Islam PNS dan non PNS se Kab.Enrekang menjadi peserta rapat online ini. Senin, 13 April 2020.

Adapun hasil dari rapat ini berupa arahan untuk menindaklanjuti rapat online Kasi Bimas se-Sulsel agar tetap mengikuti aturan Menteri Agama RI tentang sistem kerja ASN yang diatur pada Surat Edaran Menag Nomor 2 Tahun 2020, serta memperhatikan protokol pelaksanaan nikah sesuai Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Nomor P-002 Tahun 2020 tentang penanganan nikah pada musim Covid-19 dan peraturan Perdirjen Bimas Islam Nomor P-003 Tahun 2020 tentang perubahan Surat Edaran, yang intinya menyoal tentang pendaftaran nikah secara online terhitung tanggal 1 April 2020, dan yang mendaftar sebelum tanggal tersebut, akad nikah tetap dilaksanakan di KUA tanpa resepsi dan pelaksanaannya melalui protokol surat Dirjej Bimas Islam.

Kasi Bimas Islam juga menginstruksikan Kepala KUA agar merevisi DIPA untuk mendukung penanganan Covid-19, serta mengimbau kepada Penyuluh Agama untuk tetap melaksanakan tugasnya dengan cara memanfaatkan media sosial dalam melakukan pembinaan kepada masyarakat (objek penyuluh).

Adapun sekaitan dengan ibadah bulan Ramadhan, seperti shalat tarawih dan pelaksanaan shalat Ied, Kasi Bimas menyampaikan agar tetap berpedoman pada Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2020 tentang pelaksanaan ibadah Ramadhan dan shalat Ied sambil menunggu Fatwa MUI.

Pada Rapat online yang berlansung selama 2 jam lebih ini, H.syawal Sitonda juga memberi petunjuk pelaksanaan shalat Jumat dan shalat rawatib selama wabah Covid-19. Ia meminta masyarakat muslim Kab.Enrekang untuk tetap mengacu pada fatwa MUI Sulsel, dimana masyarakat diimbau untuk sementara waktu mengganti shalat Jumat dengan melakukan shalat Dzuhur dirumah, yang nantinya akan ada pembagian zona (merah dan hijau), di wilayah mana yang masih memungkinkan untuk dilaksanakannya shalat Jumat sambil menunggu hasil keputusan rapat antara Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang, MUI, Kementerian Agama, FKUB dan Tim Covid-19 Kabupaten Enrekang.

 

Dilaporkan : Bob Muchlis
Editor     : A.Baly
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Andi Baly

Andi Baly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *