Kakan Kemenag Minta jajaran Bimas Islam Aktif Sosialisasi SE Protokol Penanganan Covid-19

Kakan Kemenag Minta jajaran Bimas Islam Aktif Sosialisasi SE Protokol Penanganan Covid-19
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bulukumba, MarhamahNews – Perkembangan penyebaran Corona Virus Disesase 2019 (Covid-19) menjadi perhatian Kementerian Agama khususnya pelayanan publik yang melibatkan banyak orang.

Salah satunya dituangkan dalam Surat Edaran Ditjen Bimas Islam Kemenag RI nomor : P-003/DJ.III/Hk.00.7/04/2020 tentang Perubahan Surat Edaran Ditjen Bimas Islam Kemenag RI nomor : P-002/DJ.III/Hk.00.7/04/2020 tentang Pelaksanaan Protokol Penanganan Covid-19 Pada Area Publik di Lingkungan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bulukumba H. Ali Yafid menyampaikan Pernikahan dan pengurusan jenazah pasien Covid-19 menjadi perhatian dalam surat edaran ini.

Selama masa darurat covid-19, para calon pengantin melakukan pendaftaran pernikahan secara online melalui web simkah.kemenag.go.id dan bagi pemohon akad nikah baru tidak dilayani serta meminta masyarakat untuk menunda pelaksanaannya.

Pelaksanaan akad nikah hanya dilayani bagi calon pengantin yang sudah mendaftarkan diri sebelum tanggal 1 April 2020 dan pelaksanaan akad nikahnya di kantor KUA yang prosesinya diikuti hanya sepuluh orang dalam satu ruangan dengan menggunakan masker dan telah membasuh tangan dengan sabun/hand sanitazer.

Sementara terkait dengan pengurusan jenazah covid-19, jenazah diurus oleh petugas kesehatan yang beragama Islam dari rumah sakit yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sesuai prosedur pengurusan jenazah covid-19.

Kepala Kantor meminta agar Kepala Seksi Bimas Islam, Penghulu, dan penyuluh agama untuk aktif melaksanakan sosialisasi surat edaran ini kepada masyarakat serta tetap memberikan pelayanan konsultasi dan informasi kepada masyarakat yang dilaksanakan secara daring.

Kemenag punya tugas untuk mencegah penyebaran covid-19 dengan mensosialisasikan semua protokol penanganan covid-19 dari pemerintah, baik dari internal kemenag maupun dari Gubernur Sulsel dan Bupati Bulukumba serta satgas covid-19.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi setiap aturan dan protokol penanganan tersebut untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini.

 

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Syaiful

Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *