Kakan Kemenag Bantaeng Hadiri Rapat Antisipasi Dampak Kasus Infeksi Virus Corona

Kakan Kemenag Bantaeng Hadiri Rapat Antisipasi Dampak Kasus Infeksi Virus Corona
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bantaeng, MarhamahNews – Bertempat di ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng Dr. H. Muhammad Yunus, menghadiri Rapat Antisipasi Dampak Kasus Infeksi Wabah Virus Corona (cavid-19), Senin, (16/3/2020) Malam.

Rapat tersebut dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam rangka menyikapi penyebaran COVID 19 (Coronavirus Diseases 2019) di Kabupaten Bantaeng.

Hal tersebut berdasarkan instruksi Presiden Republik Indonesia dan surat edaran Gubernur Sulawesi Selatan.

Rapat diikuti oleh seluruh jajaran Forkopimda, pimpinan OPD Lingkup Pemkab Bantaeng serta sejumlah instansi terkait langsung nnya.

“Seperti yang kita ketahui bersama, Covid 19 meramaikan berbagai pemberitaan di media. Saya harap kita semua dapat memberi informasi, edukasi kepada masyarakat sehingga aktivitas-aktivitas yang kita laksanakan khususnya dalam 14 hari ke depan, dapat dilaksanakan dalam tatanan koordinatif”, demikian disampaikan Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin saat memberi arahan pada kesempatan tersebut.

Disebutkan bahwa untuk saat ini sangat dibutuhkan kerjasama seluruh pihak, khususnya perusahaan dan aktivitas kegiatan ekonomi di Kab. Bantaeng yang berpotensi berdampak pada penyebaran Covid 19.

Beberapa kebijakan internal lingkup Pemkab Bantaeng terkait Covid 19, antara lain:

  1. Apel pagi ditiadakan
  2. Absensi secara manual,
  3. Membatasi penerimaan tamu di Kabupaten Bantaeng, khususnya dalam skala besar,
  4. Mulai saat ini tidak ada perjalanan dinas keluar daerah yang sudah didapati kasus Covid 19 (kecuali sangat mendesak, harus melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan),
  5. Merumahkan aktivitas belajar bagi siswa mulai dari tingkat PAUD hingga SMA.
  6. Melakukan disinfektan ke sekolah-sekolah dan rumah ibadah,
  7. Aktivitas kerja ASN masih berjalan seperti biasa, sambil menunggu perkembangan 1-2 hari ke depan,
  8. Membatasi aktivitas kemasyarakatan yang berpotensi mengumpulkan banyak orang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Bantaeng, dr. Andi Ihsan memberi pemaparan terkait kondisi secara makro perkembangan wabah Corona dan potensi kerawanannya di Sulsel.

Bahwa sejak awal Bulan Februari, Pemerintah telah membentuk tim gerak cepat, dengan melakukan langkah-langkah pemeriksaan ke daerah-daerah yang diketahui terdapat tenaga kerja asing. Dan sampai pada Senin, 16 Maret 2020 sore, telah dilakukan pendataan, dimana terdapat 225 orang yang sementara dalam pengamatan, dan 8 orang dalam pemantauan. Namun tidak ada yang positif terinfeksi Covid 19.

Terakhir, Bupati menghimbau kepada seluruh jajarannya untuk membuat masyarakat tetap tenang, namun senantiasa waspada terkait dengan penyebaran virus corona.

Kewaspadaan dan kesiapsiagaan Bantaeng menghadapi Covid 19, yakni melakukan pendataan dan pemeriksaan pada OPD (orang dalam pemantauan) dan PDP (pasien dalam pengawasan). Serta pembentukan posko siaga Covid 19.

Pertemuan ini dan semua kesepakatan serta kebijakan didalamnya Bukan sebagai bentuk kepanikan Pemda Bantaeng namun sebagai tindak lanjut dari Instruksi Protokol yang dikeluarkan oleh Pemerintah yang lebih di atas (Pusat dan Provinsi).

Laporan : Mahdi
Editor  : Arfan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *