Kuota Haji Susel Turun, Kloter Satu Embarkasi Makassar Terbang 26 Juni 2020

Kuota Haji Susel Turun, Kloter Satu Embarkasi Makassar Terbang 26 Juni 2020
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Makassar, MarhamahNews – Penurunan quota Haji Sulsel terungkap pada rapat Persiapan Operasional Penyelenggaraan Haji 1441 H/ 2020 M yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Haji Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sulawesi Selatan Dr.H.Kaswad Sartono di Aula II Lantai 4 Gedung Haji Jl. Nuri Nomor 53 Makassar. Senin, 16 Maret 2020.

Didepan para Kepala Kantor Kemenag Kab./Kota dan Kepala Seksi / Penyelengara Haji se Sulawesi Selatan serta para Kepala Seksi pada Bidang Haji Kanwil Kemenag Sulsel, Dr.Kaswad Sartono memaparkan secara komprehensif mengenai hal-hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan haji tahun ini.

Dr.Kaswad, begitu ia akrab disebut,
mengawali pemaparannya tentang jumlah kuota haji Sulawesi Selatan berdasarakan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 121 tahun 2020.

“Kuota Haji kita tahun ini sebanyak 7272 orang.Turun dibanding tahun lalu yang berjumlah 7296. Kuota Musim Haji 2020 ini terdiri dari Jemaah sebanyak 7145 orang, Petugas Haji Daerah 49 orang, Lansia 73 orang dan Pembimbing KBIHU 5 orang”, urai Dr.Kaswad

Kemudian ia menjelaskan lebih terperinci tentang kuota jamaah haji yang lanjut usia, karena menurutnya banyak warga masyarakat yang mempertanyakan hal ini, termasuk kategori usia dan metode pembangiannya.

“Jumlah kuota lansia kita adalah 1 % dari total kuota, yaitu 73 orang. Jemaah lansia ini ditetapkan berdasarkan usia tertua Provinsi yang terbagi dalam 3 kategori, yakni usia kelompok tertua 90 tahun keatas yang terdaftar pada tanggal 26 Juni 2019, kemudian usia kelompok 85 – 94 tahun yang terdaftar pada tanggal 26 Juni 2015 serta kelompok usia 65 – 84 tahun yang terdaftar pada tanggal 26 Juni 2010”, jelas alumni pesantren DDI Mangkoso Barru ini.

Mengenai pelimpahan nomor porsi bagi jemaah calon haji yang wafat ataupun sakit permanen berdasarkan keterangan dokter sesuai Permenkes nomor 15 tahun 2017, maka yang berhak menggantikannya adalah suami/istri/ibu/ayah maupun anak kandung dan saudara kandung yang telah mendapatkan persetujuan dari seluruh ahli waris, dan meninggalnya terhitung sejak tanggal 29 April 2019 atau meninggal sebelum berangkat ke Arab Saudo dari Bandara Embarkasi.

Adapun jumlah Kuota Haji Kabupaten / Kota musim haji 1441 H / 2020 M berdasarkan SK Gubernur Sulawesi Selatan Nomor : 739/III/2020, yaitu Kota Makassar 1127, Parepare 120, Kabupaten Pinrang 355, Gowa 597, Wajo 401, Bone 742, Tana Toraja, 34, Maros 309, Luwu 270, Sinjai 231, Bulukumba 403, Bantaeng 182, Jeneponto 339, Selayar 113, Takalar 260, Barru 170, Sidrap 250, Pangkep 300, Soppeng 248, Enrekang 185, Luwu Utara 227, Palopo 107, Luwu Timur 155, Toraja Utara 20, Jemaah Lansia 73, Petugas Haji Daerah 49 dan Pembimbing KBIHU 5 orang.

Dr.Kaswad kemudian mengungkapkan bahwa Jemaah Calon Haji Sulsel nantinya akan menggunakan 3 maskapai, yaitu Garuda Indonesia Airlines, Saudi Arabian Airlines dan Flynas, dimana kloter 1 Embarkasi Makassar akan terbang pada tanggal 26 Juni 2020.

Mengakhiri presentasinya, pria yang fasih berbahasa Arab ini menerangkan tentang jadwal pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang akan dimulai pada tanggal 19 Maret 2020, dan Bipih Haji Khusus tahap pertama tanggal 16 – 27 Maret, tahap II tanggal 14 – 22 April dan Petugas Penyelenggara Haji Khusus (PIHK) tanggal 11 – 15 Mei 2020.

Kakanwil Kemenag Sulsel H.Anwar Abubakar yang baru saja memantau jalannya UAMBN – BK di MTsN 1 Kota Makassar tiba ditempat rapat setelah Dr.Kaswad memaparkan materinya, kemudian ia didaulat untuk menyampaikan arahannya sekaligus menutup kegiatan ini.

Laporan : A Baly
Editor  : Arfan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *