Ikuti Imbauan Menteri, Masjid Kanwil Kemenag Sulsel Tak Lagi Berkarpet

Ikuti Imbauan Menteri, Masjid Kanwil Kemenag Sulsel Tak Lagi Berkarpet

Makassar, MarhamahNews – Menindaklanjuti imbauan Menteri Agama Fachrul Razi kepada seluruh pengurus masjid di Indonesia untuk mensterilkan lingkungan masjid sebagai upaya mengurangi risiko penularan penyakit virus corona yang familiar disebut Covid-19, maka pengurus Masjid Al Ikhlas Kanwil Kemenag Sulsel segera melepas seluruh karpet yang terpasang kemudian dilanjutkan dengan penyemprotan diinfectan.

Sebagaimana yang tampak pada pagi ini, Senin (16/3/2020), gulungan karpet yang telah dikeluarkan tampak di teras masjid untuk selanjutnya disimpan di gudang.

Ketua Pengurus masjid Al Ikhlas H.Muhammad Nur yang tengah membersihkan masjid bersama pengurus lainnya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai tindakan preventif untuk mengantisipasi penyebaran civid-19 yang oleh WHO dinyatakan telah sampai pada level pandemi.

“Kita amankan isntruksi dan imbauan Menteri Agama. Dan ini memang logis sebagai langkah antisipatif dan preventif dalam memutus matarantai penyebaran virus corona”, Ucap Muhammad Nur

Setelah karpet kita gulung, lanjutnya, akan dilakukan penyeprotan disifectan untuk mensterilkan masjid kita ini.

Masjid yang dibangun dari hasil donasi Pegawai Kanwil Kemenag Sulsel pada tahun 1995 ini selalu padat oleh jamaah pada saat memasuki sholat dzuhur dan ashar, terlebih ketika sholat Jumat, dimana masyarakat sekitar Kanwil juga hadir di masjid ini. Olehnya itu pengurus memandang perlu untuk melakukan langkah-langkah pencegahan sebagaimana imbauan Menteri Agama RI.

Sebagaimana diinformasikan bahwa pada hari tanggal 13 Maret 2020, Menag RI melakulan konferensi pers sekaitan dengan hal ini selepas melaksanakan shalat Jumat dan meninjau pembersihan masjid Istiqlal Jakarta bersama Presiden Jokowi.

“Kami mengimbau seluruh masjid di tanah air untuk mengulung karpet dan melakukan pembersihan secara menyeluruh guna memberikan rasa nyaman dari resiko penularan virus corona kepada umat dalam menjalankan ibadah,” kata Menag kala itu.

Menurut Menag imbauan agar mengulung karpet dan melakukan pembersihan menyeluruh tersebut merupakan arahan Presiden Joko Widodo. Selain mengulung karpet Menag juga mengimbau setiap masjid dilengkapi dengan alat deteksi suhu tubuh.

“Ya kalau suhu tubuhnya dinyatakan tidak normal maka disarankan jemaah tidak memasuki masjid demi kenyamanan dan kesehatan jemaah lainnya. Insyaallah bila tidak ada perubahan, penyelengaraan buka puasa ramadhan, salat Tarawih serta shalat Witir tahun ini dapat digelar di Masjid Istiqlal,” ucap Menag.

Laporan : A Baly
Editor  : Arfan
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *