Masa KKLP Berakhir, 253 Mahasiswa Tinggalkan TK dan Madrasah

Masa KKLP Berakhir, 253 Mahasiswa Tinggalkan TK dan Madrasah
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Batukaropa, (Inmas Bulukumba) – Sebanyak 253 Mahasiswa Sekolah TInggi Agama Islam (STAI) Al- Gazali Bulukumba yang berasal dari program studi Pendidikan Agama Islam (PAI), pendidikan anak usia dini (PAUD), dan pendidikan guru madrasah (PGMI) telah menyelesaikan masa praktek kuliah kerja lapang profesi (KKLP).

Berakhirnya masa KKLP ini ditandai dengan acara perpisahan ceremonial yang digelar di beberapa madrasah termasuk perpisahan mahasiswa KKLP prodi PGMI angkatan I yang digelar pada rabu, (04/0’’2/2020) di MIN 3 Bulukumba.

Kepala MIN 3 Bulukumba, Fausiah, S.Ag., M.Pd.I sangat mengapresiasi mahasiswa KKLP yang telah menuntaskan program kerjanya di tengah keterbatasan waktu pelaksanaan KKLP yang hanya berdurasi 40 hari.

Meski dirinya tidak bersama mahasiswa sejak awal karena dirinya baru saja diamanahkan menjadi kepala di madrasah ini, Fausiah mengungkapkan mahasiswa telah menunjukkan kinerja yang sangat baik sebagai calon pendidik.

Hal ini terlihat dari program kerja yang tidak hanya concern pada proses belajar mengajar di dalam kelas dan mengasah bakat dan minat siswa melalui kegiatan seni dan keagamaan, mahasiswa juga menumbuhkembangkan budaya literasi dan wawasan lingkungan kepada peserta didik.

Optimalisasi pojok baca dan green house serta penanaman nilai-nilai agama dan etika kepada peserta didik yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKLP diharapkannya menjadi pengalaman dalam proses mereka menjadi guru profesional.

“semoga hasil praktek KKLP dapat diimpelemtasikan pada sekolah atau madrasah yang nantinya akan menjadi tempat mengabdikan diri sebagai guru profesional”harap Kamad MIN 3 Bulukumba.

Sementara ditempat terpisah, Ketua STAI Al- Gazali Bulukumba H. Irmansyah,. S. Ag., M.Pd.I atas nama civitas akademik STAI Al- Gazali menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kakan Kemenag beserta jajarannya dan para kepala TK yang telah membuka ruang kelas dan madrasah untuk menjadi wadah mahasiswa mengais ilmu dan menggali pengalaman untuk menjadi guru profesional.

Kedatangan mahasiswa KKLP di madrasah merupakan wujud pengabdian mahasiswa yang tidak dapat memuaskan semua fihak. Untuk itu, dirinya menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih atas pembinaan kepada mahasiswa KKLP khususnya kepada para guru pamong.

Ditambahkannya, penarikan mahasiswa KKLP di 16 MTs, 3 MI, dan 5 TK secara resmi oleh STAI Al- Gazali akan diselenggarakan pada 7 Maret mendatang dan menyampakan kerja sama dalam pembinaan calon guru ini dapat terlaksana secara berkesinambungan.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Syaiful

Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *