Syarifuddin, Pejuang LSS Ditolak Di Awal, Di tangisi Di Akhir

Syarifuddin, Pejuang LSS Ditolak Di Awal, Di tangisi Di Akhir
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bulukumba, (Inmas Bulukumba) – Pergantian Pucuk Pimpinan Madrasah Aliyah Negeri 2 Bulukumba dari Syarifuddin, S.Ag., MM kepada Muhammad Anas, S.Ag., M.Pd menyisakan kisah menarik.

Syarifuddin yang mengantarkan MAN 2 Bulukumba meraih juara II lomba sekolah sehat tingkat nasional tahun 2019 lalu, kini di amanahkan menduduki jabatan kepala MAN 1 Bulukumba yang mewakili Kabupaten Bulukumba pada ajang yang sama di tingkat provinsi.

Disamping prestasi LSS masih banyak lagi prestasi personal akademik bagi peserta didiknya seperti KADARKUM NASIONAL.

Selain dari hasil penilaian kinerja kepala madrasah dan persyaratan masa kerja Kepala madrasah, diamanahkannya Syarifuddin menduduki Kepala MAN 1 Bulukumba diharapkan mampu menularkan ilmu pengetahuan, pengalaman, dan membudayakan nilai-nilai sekolah sehat di MAN 1 Bulukumba.

Sempat ditolak di masa awalnya sebagai kepala MAN 2 Bulukumba, kini Syarifuddin meninggalkan sejuta kesan tidak hanya kepada pendidik dan tenaga kependidikannya tetapi juga kepada ratusan peserta didik MAN 2 Bulukumba.

Hal ini nampak ratusan peserta didik MAN 2 Bulukumba yang mengiringi Syarifuddin memasuki tempat tugas barunya yang terletak di Tanete, Kec. Bulukumpa.

Tangis haru mengiringi kepala madrasah yang dikenal sebagai pejuang LSS ini. Para pendidik maupun peserta didik sangat merasa kehilangan sosok yang mampu menjadi motivator dalam melaksanakan tugas.

Seperti yang diungkapkan Edi Miswar, salah seorang pendidik yang mengungkapkan dirinya sangat merasa kehilangan sosok yang canda tawanya dapat meringankan beban tugas dan mengharapkannya dapat meraih kesuksesan ditempat baru.

“Waktu akan terus berputar membuat perubahan. Engkau telah berhasil berjalan bersama waktu menuju kesuksesan. Semoga perpisahan kita ini takkan membuat semangat kerja kita meredup”. Harap Edi.

Senada dengan sejawatnya, Hj. Rahmah, salah seorang rekan kerja Syarifuddin di MAN 2 Bulukumba mengungkapkan Syarifuddin adalah sosok yang dikenalnya sebagai pemimpin yang arif dan bijaksana. Dirinya berharap semangat dan kreatifitas Syarifuddin selama memimpin MAN 2 Bulukumba menjadi qardan hasana dan tetap menjadi inspirasi dan motivasi kerja dalam mengembangkan pendidikan di MAN 2 Bulukumba.
Sementara Rahmat, salah seorang peserta didik mengungkapkan Syarifuddin merupakan sosok yang sangat bersahaja karena dapat berperan sebagai seorang kepala madrasah, bapak, sahabat yang mampu berbagi dan memberi solusi atas masalah yang dihadapi peserta didiknya.

“Selamat bertugas di tempat barumu pak semogah selalu amanah dan berada dalam lindungannya trimah kasi atas semua ilmu yang telah kau berikan kepada kami semua siswa siswi M2B terutama bagi diri saya sendiri mungkin saya akan rindu makan bekalmu yang engkau bagikan di sekolah pak, serta tak ada lagi better2 coki2 dan permen yang selalu engkau ingatkan kepada kami semua di saat upacara dengan suara tegas berisi teguran kami siswa siswi M2B akan merindukan itu semua pak.” Ungkap rahmat melalui akun media sosialnya.

Sementara Muhammad Anas, S.Ag., M.S.I, Kepala MAN 2 Bulukumba mengungkapkan Syarifuddin telah membangun pondasi pengembangan madrasah dengan raihan prestasi yang tentu harus ditingkatkan dan meminta seluruh stakeholder madrasah untuk bersama-sama mewujudkannya.

Untuk itu, Anas mengaku masih harus belajar banyak dari sosok Syarifuddin untuk mengembangkan MAN 2 Bulukumba dan mengharapkan dirinya dapat meluangkan waktu memberi solusi dan pencerahan dalam usaha peningkatan mutu madrasah.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Syaiful

Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *