Kakan Kemenag Minta Kamad Produksi Kebijakan Inovatif dan Perhatikan Kesejahteraan

Kakan Kemenag Minta Kamad Produksi Kebijakan Inovatif dan Perhatikan Kesejahteraan

Balangpesoang, (Inmas Bulukumba) – Banyak kisah yang terukir Selama 10 tahun 16 hari kepemimpinan Dra. A. Rumiati, M.Pd di MIN 2 Bulukumba. Rentang waktu tersebut, bersama tenaga pendidik dan kependidikannya, segala ikhtiar telah dilaksanakan untuk mengembangkan madrasah yang terletak diperbatasan Kabupaten Sinjai ini.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bulukumba Dr. H. Ali Yafid, S.Ag., M.Pd.I menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi A. Rumi yang telah berusaha maksimal membangun madrasah.

Hal ini disampaikannya pada acara lepas sambut Kepala MIN 2 Bulukumba dari Dra. A. Rumiati, M.Pd kepada Dra. Hj. Sumarni, S.Pd, MM yang dilaksanakan kamis, (27/02/2020) di halaman madrasah. Selain dihadiri Pemerintah Desa Bontobangun, Kelaurga besar KKM MIN 2 Bulukumba dan orang tua/wali murid turut menjadi saksi serah terima jabatan ini.

Kakan Kemenag menyampaikan esensi jabatan adalah pengabdian. Promosi, mutasi, dan rotasi pada Kementerian Agama merupakan sesuatu yang lumrah. Pergantian kepala madrasah merupakan amanat regulasi yang membatasi masa kerja Kepala madrasah dan didasarkan pada penilaian kinerja kepala madrasah (PKKM).

“pergantian kamad bukan berarti kita tidak senang dengan seseorang, tetapi memang menjadi amanat regulasi dan hasil PKKM. Yang menjabat juga jangan terlena dengan periodeisasi masa jabatan kamad, jangan sampai belum cukup 1 periode (4 tahun), sudah dievaluasi karena melanggar kode etik Kementerian Agama atau diberi sanksi kepegawaian” terang Kakan Kemenag.

Kepala Kantor mengharapkan nahkoda baru MIN 2 Bulukumba merangkul semua fihak dalam mengembangkan madrasah dan berusaha meningkatkan kualitas sumber daya manusia MIN 2 Bulukumba terutama dalam aspek pengetahuan dan akhlak keagamaan peserta didik.

Oleh karena itu, Kakan Kemenag mengingatkan kepala madrasah bahwa yang dibutuhkan dalam pengembangan madrasah adalah kompetensi manajerial dan kompetensi sosial seorang kepala madrasah.

Dirinya berharap kepala madrasah memproduksi kebijakan yang tidak membatasi inovasi serta memperhatikan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikannya karena menurutnya kedua hal ini yang dapat membuat merekatkan kebersamaan di madrasah.

Selain itu, Kakan Kemenag juga meminta agar kepala madrasah mengaktifkan humas madrasah untuk mempublikasikan kegiatan sebagai bentuk sosialisasi sekaligus wujud pertanggungjawaban kepada masyarakat.

Pasca arahan Kakan Kemenag, dilaksanakan serah terima jabatan dan serah terima aset madrasah. Andi Rumi maupun A. Sumarni berkomitmen untuk berjuang bersama membangun MIN 2 Bulukumba dengan raihan prestasi.

Syaiful

Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *