Kakanwil Kemenag Sulsel : Penyuluh Agama Islam Itu Levelnya Sama Dengan Kyai

Kakanwil Kemenag Sulsel : Penyuluh Agama Islam Itu Levelnya Sama Dengan Kyai
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Makale, MarhamahNews – Bertempat di Aula lantai II Kantor Kemenag Tana Toraja, 67 Penyuluh Agama Islam Non PNS diundang hadir untuk menerima SK masa kerja tahun 2020, sekaligus menerima pembekalan yang dikemas dalam acara “Pembinaan Penyuluh Agama Islam Konten Pemberdayaan Ekonomi Umat”.

Kegiatan yang dihelat oleh seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Kab.Tana Toraja ini (Sabtu,22/02/2020), menghadirkan Kepala Seksi Kepenghuluan dan Sistem Informasi H.Misbahudin, dan Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Sulsel H.Rappe serta Kakanwil Kemenag Sulsel H.Anwar Abubakar sebagai pemateri.

Selepas menyerahkan SK secara simbolis kepada perwakilan 2 orang penyuluh agama islam Non PNS, Kakanwil kemudian mengawali pemaparannya dengan mengibaratkan penyuluh agama islam itu sebagai pasukan garda republik, laskar jundullah yang selalu berada di posisi terdepan karena selalu berhadapan langsung dengan umat.

“Karena selalu berhadapan dengan umat, maka penyuluh agama islam itu harus hebat, harus jago dan harus dilengkapi dengan perangkat yang siap tempur dilapangan”, jelas H.Anwar

Kakanwil meyakini bahwa 67 Penyuluh yang di SK-kan di Tana Toraja adalah tenaga-tenaga pilihan yang hebat dan jago sehingga memang layak dan patut diangkat menjadi penyuluh agama islam di Kab.Tana Toraja.

Lebih lanjut Kakanwil menerangkan tentang tugas penyuluh agama islam, yaitu bagaimana dia mampu untuk memberikan pencerahan, pembekalan, pembinaan serta penguatan, khususnya dalam melaksanakan ajaran-ajaran agama dan sebagai pasukan elit yang mampu menjawab tantangan yang ada dalam masyarakat.

“Penyuluh Agama Islam itu levelnya sama dengan Kyai karena dimata umat penyuluh agama islam adalah orang yang paling tahu tentang agama”, ungkapnya

Diakhir pemaparannya, H.Anwar Abubakar berharap agar para penyuluh agama islam mampu menjalankan tugas yang diembankan kepadanya secara maksimal.

“Harapan saya kiranya amanah yang diberikan kepada kita selaku penyuluh agama islam benar-benar mampu dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, bukan hanya secara struktural tapi juga secara kwalitas dimana kita mampu menambah referensi khususnya referensi ilmu agama yang nantinya akan menjadi modal dalam membimbing dan membina umat”, pungkasnya.

Penulis : Andi Baly
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Andi Baly

Andi Baly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *