Tim Auditor Itjen Kemenag RI Ekspose Temuan Pada Madrasah Kemenag Takalar

Tim Auditor Itjen Kemenag RI Ekspose Temuan Pada Madrasah Kemenag Takalar

Takalar, MarhamahNews -Setelah selama 14 hari berada ditakalar memeriksa penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) madrasah sekabupaten Takalar, Jumat (21/2/2020) diaula Kemenag tim audit Inspektorat Jenderal Kemenag RI gelar Ekspose hasil temuan.

Hadir Kepala Kemenag Takalar H.Junaidi Mattu didampingi Kepala Seksi Penmad H. Misbahuddin, serta para kepala seksi lainnya.

Ekspose tersebut menampilkan berbagai temuan dari 12 madrsah yang disampel oleh tim audit.

Kepala Kantor Kementerian agama kabupaten Takalar H. Junaidi Mattu menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada tim audit yang telah memeriksa madrasah di Takalar.

Pemeriksaan tersebut katanya merupakan pembinaan yang harus diikuti sehingga tidak terjadi lagi kesalahan yang sama seperti temuan tim.

Tak lupa dirinya meminta maaf pada tim auditor bila ada pelayanan yang kurang baik selama di Takalar.

Selanjutnya Junaidi Mattu meminta kepada para Kepala Madrasah dan para bendahara agar kedepan lebih baik lagi dalam pembuatan laporan pertanggungjawaban.

Kepala Kantor berharap hasil audit penggunaan dan BOS tersebut dapat dijadikan dasar sebagai bahan perbaikan mutu kinerja dan pelaporan pada, sehingga ke depannya akan lebih baik lagi.

Sugianto selaku Pengendali Teknis tim audit dalam pemaparannya menyampaikan dasar hukum pelaksanaan audit serta tujuan dari pelaksanaan audit dana BOS di madrasah.

Selain itu, tim juga memaparkan hasil temuan yang menurutnya merata dan hampir sama kejadian dan kesalahannya pada setiap madrasah.

Sementara untuk temuan tim yang paling banyak pada tiga satker yakni pembayaran honor pengawas, pemeriksa dan pembuatan soal, kata Sugianto itu tidak boleh dibayarkan karena sudah menjadi tugas pokok, yang boleh dibayarkan dalam kegiatan ulangan hanyalah panitia saja, tegasnya.

Karena sifatnya merupakan pembinaan, tim juga memaparkan mekanisme penyaluran dan penerimaan dana BOS, tugas dan tanggungjawab madrasah serta larangan dalam penggunaan dan BOS.

Dari 12 madrasah yang disampel untuk diperiksa, Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Salaka menempati urutan pertama capaian kinerja terbaik dengan nilai prosentase sebesar 14,00 persen.

Tim juga memberikan skor 75,32 persen kepada madrasah Negeri setelah memeriksa laporan penggunaan dana BOS nya.

Untuk pemasukan pajak ke Negara,temuan tim hampir semua madrasah tidak menyetorkan pajaknya,termasuk madrasah negeri.

Olehnya tim merekomendasikan kepada madrasah negeri untuk membayar tunggakan pajak namun untuk madrasah swasta tim hanya mengingatkan untuk tidak mengulang kembali tanpa merekomendasikan untuk membayar pajak.

Ekspose ini juga dihadiri para Kepala Madrasah dan para Bendahara BOS sekabupaten Takalar.

Laporan : Syamsuddin Dg. Tola
Editor  : Arfan
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *