Workshop Pemberdayaan KKKM Tingkat Aliyah digelar, ini Arahan Kabid Penmad

Workshop Pemberdayaan KKKM Tingkat Aliyah digelar, ini Arahan Kabid Penmad
Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Majjelling, MarhamahNews – Workshop Peningkatan dan Pemberdayaan  Kelompok Kerja Kepala Madrasah, Tingkat Madrasah Aliyah (KKKM – MA) Se – Kabupaten Sidrp digelar di Aula Wisma Mawar, Majjelling Pangkajene Sidrap. Senin (27/01/2020)

Adapun peserta pada Workshop ini terdiri dari
KKKM 30, yang dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (H. Masykur) turut hadir Kakan Kemenag Sidrap, Kasi Penmad, Ketua Pokjawas serta seluruh peserta.

H. Mukhlis siri dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan Bantuan langsung dari Ditjen Pendidikan Agama Islam Kemenag RI melalui Kanwil Kemenag Sulsel, dan Sidrap mendapat jatah 2 Kegiatan, Workshop ini akan berlangsung selama 48jam yang diadakan selama 6 hari, mulai 27 Januari sampai 2 Februari 2020.

Kakan Kemenag Sidrap, H. Irman dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Bapak Kepala Bidang Penmad Kanwil Kemenag Sulsel, beliau berharap sumbangsi pemikiran pak kabid akan menjadi semangat dan spirit bagi tenaga pendidik di Kabupaten Sidrap khususnya di Madrasah, menurutnya sejak kepemimpinan beliau pendidikan khususnya Madrasah mulai bangkit lagi.

H. Masykur dalam sambutan yangdilanjutkan pemaparan materi mengatakan bahwa KKKM merupakan wadah terdepan yang dimanfaatkan untuk meramu dan mendesain media pembelajaran, serta hal lain yang berkaitan dengan peningkatan kualitas Pendidikan.

Kabid penmad juga menjelaskan bahwa fungsi kepala Madrasah adalah sebagai Managerial dan Supervisor, bagaimna kepala madrasah memanages lembaga pendidikannya agak lebih eksis serta terus melakukan supervisi kepada Guru demi terciptanya pendidikan yang bermutu.

“Kepala Madrasah harus mengetahui penyakit atau kelemahan yang diderita guru maupun siswa untuk selanjutnya diselesaikn dan diangkat sebagai pembahasan di Wadah KKKM”

Terlepas dari fungsi kepala madrasah, mantan Kasubag Ortala dan Kepegawaian itu juga menambahkan arahan terkait dengan Pengawas, beliau menginginkan kedepan, pengawas lebih diberdayakan, jangan lagi pengawas jadi penonton pengawas harus satu langkah lebih tau dibanding kepala Madrasah karna pengawas merupakan pasukan terdepan yang ada dilapangan “jangan sampai informasi awal lebih ditau oleh Kepala Madrasah dibanding Pengawas”. tandasnya.

Laporan : Andi Husna
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Arfan

Arfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *